Masker dan Virus

Masker dan Virus, merupakan sisi yang saling berhubungan apabila virus yang dimaksud adalah virus yang menyebar melalui udara.

Yang dimaksud berhubungan pada artikel ini ialah, karena apabila muncul sebuah virus baru yang menyebar melalui udara, permintaan supply sebuah masker akan meningkat melebihi hari-hari biasanya.

Baik virus corona, flu burung, dan lain sebagainya. Apabila kita amati, permintaan kebutuhan masker bisa meningkat dengan sangat pesat.

Bahkan produsen pembuat masker pun tidak jarang mengambil keuntungan dengan menaikkan harga sampai dengan 100-150%.

Yang sedikit menjadi masalah, harga masker ketika ada di pasaran (hilirnya) bisa naik berkali-kali lipat.

Selain menjadikan stok yang kosong karena sudah terjual habis, ternyata tidak cukup apabila harus memenuhi kebutuhan suatu negara.

Mungkin karena suatu pabrik masker memang pada awalnya dibuat untuk memenuhi skala produksi tertentu, sehingga akan kaget apabila tiba-tiba permintaan yang melonjak dengan sangat drastis.

Untuk produk masker yang biasa terbit di pasaran, dibedakan menjadi dua kelompok sesuai dengan letak cantolan masker tersebut.

Beberapa pedagang menyebutnya masker earloop dan headloop, ada pula yang menyebutnya dengan sebutan masker hijab dan non hijab.

Perbedaan masker earloop dan headloop bisa dilihat pada artikel berikut:
https://hijab.walimah.net/perbedaan-masker-earloop-dan-headloop/

Diatas, merupakan sedikit ulasan dari kami mengenai hubungan permintaan masker apabila muncul sebuah virus yang menyebar melalui udara.

Semoga kita senantiasa sehat, dengan bebasnya menghirup udara segar secara gratis dan jangan lupa bersyukur.